Pemerataan Pelayanan Kesehatan di Indonesia

13 Jun 2017

Dewi Sri Wulandari, Universitas Brawijaya, Pendidikan Dokter Spesialis Ilmu Penyakit Dalam

 

Indonesia merupakan negara berkembang yang mengalami double burden dalam bidang kesehatan, di mana masalah penyakit infeksi belum teratasi, namun sudah muncul masalah penyakit degeneratif. Hal ini menyebabkan tingginya biaya kesehatan yang selama ini masih difokuskan pada upaya kuratif, sedangkan upaya promotif dan preventif masih kurang mendapat perhatian. Di samping itu, masalah kemiskinan dan rendahnya pendidikan seringkali menghalangi akses masyarakat terhadap kesehatan.

Perkembangan sistem Jaminan Kesehatan Nasional melalui BPJS yang diharapkan bisa meningkatkan akses masyarakat terhadap kesehatan malah menimbulkan masalah antara penyedia layanan kesehatan dengan pihak BPJS, yang pada akhirnya mempengaruhi kualitas pelayanan kesehatan. Hal ini seringkali menjadi “buah simalakama” yang dapat menyebabkan baik pasien ataupun penyedia layanan kesehatan menjadi korban.

Sebagai contoh, pelaksanaan sistem BPJS yang diperuntukkan seluruh masyarakat Indonesia, baik di perkotaan sampai pelosok, belum diimbangi dengan peningkatan fasilitas kesehatan di daerah terpencil. Hal ini menyebabkan masyarakat di daerah terpencil yang memiliki BPJS tidak dapat memperoleh pelayanan sesuai standar karena tidak tersedianya fasilitas diagnostik maupun obat-obatan di daerah tersebut. Akhirnya pasien terpaksa dirujuk ke daerah lain yang memiliki fasilitas lebih lengkap. Hal ini akan menimbulkan masalah bagi pasien dari keluarga yang kurang mampu. Walaupun pembiayaan untuk pengobatan ditanggung oleh BPJS, tingginya biaya transportasi dan akomodasi menjadi pertimbangan yang menentukan bersedia tidaknya pasien tersebut dirujuk untuk mendapatkan pelayanan lebih lanjut.

Mungkin masih banyak yang belum mengetahui kesenjangan yang cukup besar dalam fasilitas maupun sumber daya manusia (SDM) antara daerah perkotaan dan daerah terpencil. Tenaga kesehatan di daerah terpencil seringkali merasa miris karena tidak mampu melayani pasien akibat terbatasnya fasilitas dan obat-obatan. Kurangnya akses informasi untuk pelatihan dan update ilmu, serta kurangnya pemantauan dan pembinaan dari pusat menyebabkan rendahnya kualitas SDM di daerah terpencil.

Apabila melihat kondisi negara kita yang mulai “bangkrut”, yang ditandai dengan pemotongan anggaran di sana-sini, mungkin agak sulit untuk melengkapi fasilitas diagnostik atau obat-obatan sampai daerah terpencil. Solusi yang memungkinkan adalah meningkatkan kualitas SDM tenaga kesehatan, terutama di daerah terpencil yang fasilitasnya terbatas. Melalui pelatihan, pembinaan, atau minimal pemberian akses informasi, tenaga kesehatan di daerah terpencil akan lebih termotivasi dan berupaya melakukan inovasi untuk menyelenggarakan pelayanan kesehatan yang berkualitas, walaupun dengan fasilitas yang terbatas. Dalam hal ini, upaya promotif dan preventif menjadi pilihan.

Apabila dikatakan jumlah tenaga kesehatan di Indonesia kurang, penulis kurang setuju. Setiap tahun ribuan dokter, perawat, dan bidan baru lulus dari berbagai universitas, akademi, politeknik kesehatan di Indonesia. Ke mana saja mereka? Jawabannya adalah terfokus di perkotaan. Masih jarang tenaga kesehatan yang bersedia ditempatkan di daerah terpencil, apalagi dengan akses jalan, listrik, air, atau komunikasi yang terbatas. Tidak bisa dipungkiri bahwa besaran honor dan insentif menjadi pertimbangan utama. Hal ini dikembalikan pada kebijakan pemerintah daerah yang tentunya disesuaikan dengan anggaran daerah.

Kembali lagi pada persepsi bahwa negara kita mulai “bangkrut”. Kita tidak bisa mengharapkan besaran honor dan insentif daerah untuk menarik minat tenaga kesehatan ke daerah terpencil. Jangan lupa masih ada hal lain yang bisa menggerakkan orang, yaitu motivasi. Melalui penanaman motivasi pelayanan pada saat pendidikan mahasiswa, tenaga kesehatan yang berpegang pada sumpah profesinya akan terpanggil untuk mengabdi bagi bangsa dan negara. 


TAGS kesehatan pembangunan


-

Author

An ordinary girl who wants to change the world

Follow Me

Search

Recent Post